Teknologi Keras – Kepolisian Federal Australia (AFP) baru saja mendakwa seorang pria di Australia Barat atas tuduhan membuat jaringan Wi-Fi gratis palsu di beberapa bandara dan penerbangan domestik.
Jaringan palsu ini dibuat untuk mencuri data pribadi para pengguna yang terhubung.
Modus operandi pelaku terbilang licik. Dia membuat jaringan Wi-Fi dengan nama yang sama persis dengan jaringan Wi-Fi resmi bandara atau maskapai penerbangan.
Pengguna yang tidak curiga kemudian akan terhubung ke jaringan palsu ini, mengira mereka terhubung ke jaringan yang aman.
Setelah terhubung, pengguna akan diarahkan ke halaman login palsu yang meminta mereka memasukkan informasi pribadi seperti alamat email atau akun media sosial.
Data ini kemudian dicuri oleh pelaku dan dapat digunakan untuk berbagai keperluan jahat, seperti:
Meskipun serangan Wi-Fi kembar jahat seperti ini tergolong jarang, ada beberapa langkah yang bisa Anda lakukan untuk melindungi diri:
Tips Tambahan:
WhatsApp, aplikasi pesan instan yang paling banyak digunakan di dunia, sering kali menjadi salah satu…
Pernahkah Anda mengalami masalah di mana suara pada HP tiba-tiba tidak keluar? Baik saat memutar…
Keamanan siber menjadi isu yang semakin penting di era digital ini, dan kini muncul ancaman…
Gemini, aplikasi populer yang dikenal karena kemampuannya dalam membantu pengguna mengelola dan merapikan foto-foto mereka,…
Seiring dengan dibukanya akses untuk mengecek penerima Bantuan Subsidi Upah (BSU) 2025 melalui aplikasi JMO,…
Peluncuran Nintendo Switch 2 berhasil mencuri perhatian dunia dengan pencapaian penjualan yang memecahkan rekor. Kesuksesan…